Dukungan keluarga dalam self care management pada lansia dengan hipertensi di Dusun Tajem Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Hipertensi dikenal sebagai silent killer merupakan masalah kesehatan yang signifikan pada lansia. Pengelolaan Hipertensi memerlukan pendekatan holistik untuk perubahan gaya hidup, pemantauan tekanan darah rutin, dan kepatuhan pengobatan. Tantangan pengelolaan Hipertensi pada lansia adalah kurangnya pemahaman tentang penyakit, rendahnya motivasi untuk melakukan self care management, dan keterbatasan dukungan sosial. Sehingga dukungan keluarga memainkan peran penting dalam meningkatkan kemampuan lansia untuk mengelola Hipertensi.
Tujuan Penelitian: Mengetahui dukungan keluarga dalam self care management pada lansia dengan Hipertensi di Dusun Tajem Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 21 orang lansia dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner Self Care Management Hipertensi, dengan analisis menggunakan uji Fisher's Exact Test.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia di Dusun Tajem berjenis kelamin perempuan (90,48 %) dengan usia lebih dari 65 tahun (64,17 %), pendidikan lulusan SMA (31,34 %), dan pekerjaan sebagai pensiunan (35,82 %). Dukungan keluarga sebagian besar menunjukkan kategori baik (85,71 %), dan self care management secara keseluruham menunjukkan kategori baik (100 %). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan p-value < 0,05.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan self care management di Dusun Tajem Yogyakarta. Oleh karena itu, pentingnya dukungan keluarga dan self care management pada lansia dengan Hipertensi.
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.47317/mikki.v14i2.835
Copyright (c) 2025 Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia
View My Stats
