Gambaran keberhasilan donor darah di UDD PMI Sleman

Susi Damayanti, Eva Runi Khristiani, Dewi Ariyani Wulandari

Abstract


Latar belakang: Upaya untuk memenuhi ketersediaan darah untuk kebutuhan pelayanan kesehatan selama ini telah dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) melalui Unit Donor Darah (UDD) yang tersebar disuluruh Indonesia berdasarkan penugasan oleh Pemerintah sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 1980 tentang transfusi darah. Data semester I Tahun 2024 telah terserap 9.840 kantong darah  di PMI Kabupaten Sleman. syarat donor darah di UDD PMI Kabupaten Sleman yaitu rentang usia pendonor 17-65 tahun apabila pendonor rutin dapat mencapai sampai 65 tahun, berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal 110/70 yang dapat diterima, kadar hemoglobin minimal 12,5 – 17 gr/dl dan tidak mengkonsumsi obat selama 3 x 24 jam.

Tujuan penelitian: Menganalisis dan mengidentifikasi Faktor yang mempengaruhi keberhasilan donor darah di PMI Sleman

Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan obesrvasional. Populasi penelitian ini adalah pendonor yang datang di UDD PMI Sleman. Sampel yang akan di ambil dalam penelitian adalah masyarakat yang melakukan donor darah. Dengan kriteria inklusi sampel yaitu pendonor yang lolos seleksi  yaitu berjumlah 120 pendonor. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan dari 120 responden menunjukkan bahwan 85,8 % lolos melakukan donor darah dan 14,2  % pendonor tidak lolos donor darah. Dari 107 responden yang memiliki kadar Hb normal yaitu 103 responden,dan yang memiliki tekanan darah normal yaitu 74 responden

Keywords


Keberhasilan Donor Darah; PMI Sleman



DOI: https://doi.org/10.47317/jkm.v18i2.815

Statistik Pengunjung