Pengaruh Senam Dismenorea Terhadap Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Kelas X Di SMAN 1 Cangkringan

Maria Margareta Marsiyah, Nabila Hafizhah Arwa Putri, Heni Febriani

Abstract


Abstrak

Latar Belakang: Keluhan yang paling banyak dialami remaja putri saat menstruasi ialah dismenorea. Wanita merasakan rasa tidak nyaman maupun nyeri pada perut bagian bawah sebelum, selama, maupun setelah menstruasi dikatakan menderita dismenorea. Salah satu penanganan non farmakologi untuk mengurangi dismenorea yaitu dengan cara olahraga secara teratur atau senam dismenorea.

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam dismenorea terhadap intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Cangkringan.

Manfaat Penelitian: Menambah informasi tentang metode mencegah nyeri menstruasi, dimana akan menurunkan frekuensinya dan menghindari mengganggu kegiatan akademis.

Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode pre experimental dengan desain penelitian one group Pretest-Posttest without control group. Responden pada penelitian ini adalah 30 siswi yang mengalami nyeri menstruasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling (total sampling). Alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner Numeric Ranting Scale (NRS).

Hasil Penelitian: Rata-rata skala nyeri menstruasi sebelum senam yaitu 5,13 (Nyeri Sedang) dan setelah senam yaitu 2,23 (Nyeri Ringan) dengan nilai P Value = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan setelah dilakukan intervensi berupa senam dismenorea.

Kesimpulan: Senam dismenorea mempunyai pengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri kelas X di SMAN 1 Cangkringan.


Keywords


Dismenorea, Intensitas Nyeri Menstruasi, Senam Dismenorea

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.47317/mikki.v14i2.831

Copyright (c) 2025 Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Indonesia

View My Stats