Faktor Risiko Hipertensi pada Remaja: Peran Jenis Kelamin, Jenis Sekolah, dan Status Gizi di Wilayah Kerja Puskesmas Mijen

Nadhia Wahyu Aprilia, Zahwa Nurul Latifa, Egavionabarikhana Egavionabarikhana, Anjeli Febriani Putri, Hesty Dwi Hermila Putri, Mohammad Tiyo Farras, Kismi Mubarokah, Erna Handayani, agrilinda Nindy Yusi Tedjosoetono, Fitria Atmajaning Tyas

Abstract


Hipertensi pada remaja merupakan masalah Kesehatan Masyarakat yang semakin meningkat dan sering tidak terdeteksi karena bersifat tanpa gejala. Kondisi ini berpotensi berlanjut hingga usia dewasa dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan jenis kelamin, jenis sekolah, dan status gizi dengan kategori hipertensi pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Mijen, Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA, SMK, dan MA di wilayah kerja Puskesmas Mijen tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 2,589 siswa, dengan Teknik pengambilan sampel sampling jenuh. Data diperoleh dari hasil pengukuran tekanan darah dan antropometri yang tercatat di sekolah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivarat menggunakan uji korelasi spearman dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori pra-hipertensi dan hipertensi. Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin (p=0,001), jenis sekolah (p-0,001), dan status gizi (p=0,001) dengan kategori hipertensi pada remaja, sedangkan tingkat kelas tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0.219). Status gizi merupakan variabel dengan kekuatan hubungan paling besar terhadap kategori hipertensi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin, jenis sekolah, dan status gizi memiliki hubungan signifikan dengan kategori hipertensi pada anak sekolah. Pencegahan hipertensi remaja perlu difokuskan pada perbaikan status gizi melalui skrining dini di sekolah dengan mempertimbangkan jenis kelamin dan jenis sekolah

Keywords


Hipertensi remaja; Status gizi; Jenis kelamin; Jenis sekolah; Puskesmas



DOI: https://doi.org/10.47317/jkm.v19i1.859

Statistik Pengunjung