Analisis Faktor-Faktor Promosi Kesehatan yang Berhubungan dengan Tingkat Stres Lansia di Kelurahan Penanae, Kota Bima
Abstract
Penuaan populasi di Indonesia menghadirkan tantangan signifikan terkait kesehatan mental lansia, khususnya stres yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan kronis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor promosi kesehatan dengan tingkat stres pada lansia di Kelurahan Penanae, Kota Bima. Menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan 40 responden lansia (≥60 tahun) yang dipilih melalui purposive sampling, penelitian ini menguji hubungan antara edukasi kesehatan, dukungan sosial, serta aktivitas fisik/mental dengan tingkat stres. Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berusia 60–69 tahun, didominasi laki-laki, berpendidikan SD, telah mendapatkan edukasi kesehatan, memiliki dukungan sosial, melakukan aktivitas fisik/mental, dan berada pada kategori stres rendah. Analisis bivariat dengan uji Chi-Square mengungkapkan tidak ada hubungan signifikan antara edukasi kesehatan (p=0,548) dan dukungan sosial (p=0,679) dengan tingkat stres. Namun, ditemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik/mental dan tingkat stres (p=0,009), di mana lansia yang tidak aktif secara fisik dan mental cenderung mengalami stres yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya aktivitas fisik dan mental sebagai determinan kunci dalam pengelolaan stres pada lansia, mengindikasikan kebutuhan perancangan program promosi kesehatan yang komprehensif dan berfokus pada peningkatan keterlibatan lansia dalam aktivitas fisik dan mental yang sesuai untuk menjaga kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.
Lansia; Stres; Edukasi Kesehatan; Dukungan Sosial; Aktivitas Fisik dan MentalKeywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Penduduk Lanjut Usia Indonesia. BPS RI.
Bhatnagar, S., Sharma, R., & Singh, R. (2020). The Impact of Lifestyle Interventions on Stress and Well-being in Older Adults. Journal of Geriatric Care, 15(2), 112-125.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Strategi Nasional Kesehatan Lanjut Usia. Jakarta: Kemenkes RI.
Nugraha, A., & Widagdo, B. (2023). Pengaruh Program Edukasi Kesehatan Terhadap Penurunan Stres pada Lansia di Panti Jompo X. Jurnal Keperawatan Komunitas, 5(1), 45-53.
Pratiwi, S. D., & Anggraini, D. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres pada Lansia di Wilayah Pedesaan Y. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), 189-198.
Putri, R. A., & Fitriani, N. (2020). Hubungan aktivitas fisik dengan tingkat stres pada lansia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–130.
Sari, D. P., & Hidayati, N. (2019). Dukungan sosial dan stres psikologis pada lansia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(1), 45–52.
World Health Organization. (2020). Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2019). Ageing and Health.
DOI: https://doi.org/10.47317/jkm.v19i1.846
Statistik Pengunjung

