Identifikasi hasil pemeriksaan IMLTD metode CHLIA berdasarkan kejadian penyakit menular

Dewi Nur Anggraeni, Handriani Kristanti, Novita Sari

Abstract


Permintaan atau kebutuhan akan darah, diperkirakan jumlahnya akan semakin tinggi. Kebutuhan ini meningkat karena semakin besarnya beberapa kasus penyakit yang muncul di rumah sakit dan harus ditangani dengan pengobatan menggunakan darah dengan cara transfusi darah. Dalam tahapan pengujian IMLTD secara molekuler yaitu dengan menggunakan CHLIA. Hasil uji yang diperoleh yaitu masing-masing kantung darah harus bebas dari penyakit menular. Pada umumnya, hasil uji masih memperlihatkan ada sedikit kejadian penyakit menular yang muncul. Berdasarkan dari pernyataan tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi hasil pemeriksaan IMLTD Metode CHLIA Berdasarkan Kejadian Penyakit Menular. Dari hasil tersebut terlihat bahwa jumlah responden berjumlah 122 responden, dan yang lolos dalam seleksi donor berjumlah 103 pendonor, dan 19 orang pendonor tidak lolos donor, nilai persentase dari hasil uji IMLTD berdasarkan jumlah kelolosan pendonor yaitu 100%. Hasil yang diperoleh dari pemeriksaan IMLTD menunjukkan non reaktif, sehingga tidak ada terdeteksi penyakit yang menular lewat transfusi darah berdasarkan hasil tersebut. Perlu adanya sinkronisasi data hasil uji pemeriksaan IMLTD dengan data pendonor di SIMDODAR agar dapat diketahui jenis riwayat penyakit dari pendonor.

Keywords


CHLIA; IMLTD; Penyakit Menular



DOI: https://doi.org/10.47317/jkm.v18i2.809

Statistik Pengunjung