Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Infeksi dan Vaksinasi Human Papillomavirus di Kota Ternate

Andi Sakurawati, Nur Upik En Masrika, Firman M Saleh

Abstract


Kanker serviks adalah kanker terbanyak kedua di dunia yang menyerang perempuan usia 15 sampai 44 tahun. Diperkirakan 604.127 kasus baru kanker serviks terdiagnosis di seluruh dunia setiap tahunnya. Penyebab kanker serviks secara biologik maupun epidemiologik adalah Human papillomavirus (HPV) terutama tipe 16 dan 18 yang bertanggung jawab atas kurang lebih 70% kanker pada serviks. Imunisasi HPV diharapkan dapat berperan sebagai pencegahan terhadap infeksi HPV sehingga dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas secara signifikan. Kurangnya pengetahuan adalah salah satu penghalang utama bagi remaja untuk melakukan imunisasi HPV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri terkait infeksi serta vaksinasi HPV di Kota Ternate. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan rancangan penelitian potong lintang (cross-sectional). Analisis secara univariat dilakukan untuk melihat distribusi frekuensi dan secara bivariat menggunakan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil: Pengetahuan tentang infeksi HPV paling banyak berada pada tingkat cukup baik (33,3%), sedangkan sikap terhadap infeksi HPV paling banyak masuk dalam tingkat baik (73,3%). Adapun pengetahuan tentang vaksinasi HPV paling banyak berada pada tingkatan baik (60%) sedangkan sikap terhadap vaksinasi HPV paling banyak juga termasuk dalam tingkat baik (86,7%). Uji statistik menunjukkan tidak adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang infeksi HPV di Kota Ternate (p 0,40; >0,05), namun ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vaksinasi HPV di Kota Ternate sebesar 43,4% (p 0,01; <0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang infeksi HPV di Kota Ternate, namun sebesar 43,4% sikap remaja putri ditentukan oleh tingkat pengetahuan mereka tentang vaksinasi HPV di Kota Ternate.


Keywords


HPV; infeksi; Pengetahuan; Sikap; Vaksinasi



DOI: https://doi.org/10.47317/jkm.v18i1.806

Statistik Pengunjung